in Progress…

UNIVERSITAS DIPONEGORO

FAKULTAS SAINS DAN MATEMATIKA

DEPARTEMEN KIMIA / PROGRAM STUDI S2 KIMIA

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Mata Kuliah (MK):

Kimia Supramolekul Lanjut

Kode:

AKM22725

Bobot

2 SKS

Semester

Genap

Otorisasi GPM

Dosen Pengembang RPS / Pengampu MK

Koordinator MK / RMK

Ketua Program Studi

  1. Dr. Parsaoran Siahaan, MS
  2. Dr. Dwi Hudiyanti, MSc

Dr. Parsaoran Siahaan, MS.

Dr. Parsaoran Siahaan, MS

Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)

CPL-Prodi:

  1. (S9) Menunjukkan sikap bertanggung-jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
  2. (PU1/KU1) Mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui penelitian ilmiah, penciptaan desain atau karya seni dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya, menyusun konsepsi ilmiah dan hasil kajian berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam bentuk tesis atau bentuk lain yang setara, dan diunggah dalam laman perguruan tinggi, serta makalah yang telah diterbitkan di dalam jurnal ilmiah terakreditasi, atau diterima di jurnal internasional;
  3. (PU2/KU2)Mampu melakukan validasi akademik atau kajian sesuai bidang keahliannya dalam menyelesaikan masalah di masyarakat atau industri yang relevan melalui pengembangan pengetahuan dan keahliannya;
  4. (PU3/KU3) Mampu menyusun ide, hasil pemikiran, dan argumen saintifik secara bertanggung jawab dan berdasarkan etika akademik , serta mengkomunikasikannya melalui media kepada masyarakat akademik atau masyarakat luas;
  5. (PU4/KU4) Mampu mengidentifikasi bidang keilmuan yang menjadi obyek penelitiannya dan memposisikan ke dalam suatu peta penelitian yang dikembangkan melalui pendekatan interdisiplin atau multidisiplin;
  6. (PU5/KU5) Mampu mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora berdasarkan kajian analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data;
  7. (PU7/KU7) Mampu meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri;
  8. (PK1/KK1) Mampu melakukan pendalaman atau perluasan keilmuan kimia atau kimia terapan dengan menghasilkan model atau metode atau pengembangan teori yang akurat, teruji, inovatif;
  9. (K1/PP1) Menguasai teori struktur, sifat, energetika, kinetika, analisis, sintesis mikro- dan makromolekul dan terapannya.

Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)

CPL-MK:

  1. (M1) Mampu menjelaskan …. (KU1, KU2, PP1)
  2. (M2) Mampu menjelaskan …. (KU1, KU2, PP1)
  3. (M3) Mampu menjelaskan ….. (KU1, KU2, PP1)
  4. (M4) Mampu menjelaskan …. (KU1, KU2, PP1)
  5. (M5) Mampu menjelaskan …
  6. (M6) Mampu menjelaskan …
  7. (M7) ….

Deskripsi Singkat Matakuliah

Konsep dan istilah kimia supramolekul diperkenalkan pada tahun 1978. Kimia supramolekul adalah assembly molekul dan ikatan antarmolekul, menghasilkan spesies atau entitas kompleks terorganisasi oleh asosiasi dua atau lebih spesies kimia yang diikat oleh gaya-gaya intermolekul. Spesies supramolekul adalah panataan-ulang struktur dan geometri komponen-komponennya. Jenis interaksi dapat dibedakan berdasarkan (a) kekuatan dan (b) arah, serta ketergantungan pada jarak dan sudut, meliputi (a) koordinasi ion logam, (b) gaya-gaya elektrostatik, (c) ikatan hidrogen, (d) interaksi van der Waals, (e) interaksi donor-aseptor, dengan kekuatan ikatan (a) lemah atau sedang: ikatan hidrogen, (b) kuat atau sangat kuat: koordinasi ion logam. Gaya-gaya intermolekul umumnya lebih lemah dari pada ikatan kovalen, sehingga spesies supramolekul kurang stabil secara termodinamika, lebih labil secara kinetika, dan lebih fleksibel secara dinamika dibandingkan dengan molekul. Kimia supramolekul adalah ikatan ”soft” sehingga dapat disebut ”soft chemistry.” Kajian sifat spesies supramolekul meliputi (a) struktur, (b) konformasi, (c) termodinamika, (d) kinetika, dan (e) dinamika. Fokus kajian adalah kimia teori (dan prosedur komputasi) asosiasi molekul kecil seperti dimer air (mekanika kuantum) dan molekul besar seperti protein dan peptida (mekanika molekul), dan hasil-hasil eksperimen. Hubungan timbal balik antara teori dan eksperimen pada studi sifat-sifat spesias supramolekul akan memberi pemahaman tentang (a) interaksi, (b) struktur, dinamika, (c) konstanta asosiasi, efek medium, (d) dll.

Kontribusi terhadap Bahan Kajian

Materi Pembelajaran/Pokok Bahasan

Topik-topik yang akan dibahas meliputi:

  1. Sifat-sifat molekul yang menyebabkan terjadinya interaksi antarmolekul: (a) Sifat-sifat listrik molekul tunggal: muatan atom-atom molekul, momen dipol, polarisabilitas, permitivitas relatif, (b) struktur, geometri, dan konformasi molekul.
  2. Metode komputasi perhitungan sifat-sifat listrik molekul tunggal.
  3. Jenis-jenis interaksi dan metode komputasi perhitungan sifat-sifat interaksi antarmolekul: energi potensial interaksi, interaksi dipol – dipol, interaksi dipol – dipol terinduksi, interaksi dipol terinduksi – dipol terinduksi, ikatan hidrogen.
  4. Termodinamika, kinetika, dan dinamika interaksi antarmolekul.
  5. Metode eksperimen analisis supramolekul.

Pustaka

Utama:

  1. Lehn, J.M., 1995, “Supramolecular Chemistry: concepts and perspectives“, VCH Verlagsgesellschaft mbH, Weinheim
  2. Anslyn, E.V. dan Dougherty, D.A., 2006, “Modern Physical Organic Chemistry”, University Science Books.
  3. Van Holde, K.E., Johnson, W.C., dan Shing Ho, P., 2006, Principles of Physical Biochemistry, 2nd ed., Pearson Education, Inc.
  4. Siahaan, P., 2010, “Kimia Supramolekul”, Bahan Ajar, tidak diterbitkan, Jurusan Kimia UNDIP, Semarang.
  5. Artikel-artikel yang relevan

Pendukung:

  1. Atkins, P. dan de Paula, J. , (2014), “Physical Chemistry”, 10th ed., Oxford University Press.
  2. Berry, R.S., Rice, S.A., Ross, J., (1980), “Physical Chemistry”, John Wiley & Sons, Inc.
  3. Barrow, G.M., (1988), “Introduction to Molecular Spectroscopy”, 17th Printing, McGraw-Hill, Inc.
  4. Cramer, C.J., (2004), “Essentials of Computational Chemistry: Theories and Models”, 2nd ed., John Wiley & Sons, Inc.
  5. Jensen, F., (1999), “Introduction to Computational Chemistry”, John Wiley & Sons, Inc.

Media Pembelajaran

Perangkat lunak:

Berbagai jenis software berbasis linux dan windows diantaranya Gromacs, AutoDock, NWCHEM, Chemcraft, dll.

Perangkat keras:

Komputer dengan OS linux dan windows intranet dan internet, LCD dan Bahan Ajar

Team Teaching

Matakuliah syarat

Minggu ke

Sub CP-MK (Kemampuan Akhir yang diharapkan tiap tahapan pembelajaran)

Materi Pembelajaran atau Bahan Kajian (BK) / Pokok Bahasan (PB)

Metode Pembelajaran

Waktu

Pengalaman Belajar Mahasiswa

1

a. Ceramah.

 

 

 

b. Discovery Learning, Cooperative Learning.

Pertemuan 1:

TM=

1x(3×50″)

BT+BM= 1x(3×60″+3×60″)

Penilaian Pertemuan-1:

(a) Kriteria dan indikator: . Bobot (%): 5

2-3

a. Ceramah.

 

 

 

b. Discovery Learning, Cooperative Learning.

Pertemuan 2 dan 3

TM=

2x(3x 50″)

BT+BM=

2x[(3×60″) +(3×60”)]

Penilaian Pertemuan-2,3:

(a) Kriteria dan indikator: Bobot (%): 10

4

a. Ceramah.

 

 

 

b. Problem Based Learning.

Pertemuan 4

TM=

1 x(3x 50″)

BT+BM:

1x[(3×60″) +(3×60”)]

Penilaian Pertemuan-4:

(a) Kriteria dan indikator: Bobot (%): 10

5,6

.

a. Ceramah.

 

 

 

b. Problem Based Learning.

Pertemuan 5,6

TM=

2x(3x 50″)

BT+BM:

2x[(3×60″) +(3×60”)]

Penilaian Pertemuan-5,6:

(a) Kriteria dan indikator: Bobot (%): 10

7, 9

a. Ceramah.

 

 

 

b. Problem Based Learning

Pertemuan 7,9

TM=

2x(3x 50″)

BT+BM:

2x[(3×60″) +(3×60”)]

Penilaian Pertemuan-7,9:

(a) Kriteria dan indikator:

.

Bobot (%): 25

8

Ujian

Tengah

Semester

atau

UTS

10-11

a. Ceramah.

 

 

 

b. Problem Based Learning.

Pertemuan 10-11

TM=

2x(3x 50″)

BT+BM:

2x[(3×60″) +(3×60”)]

.

Penilaian Pertemuan-10,11:

(a) Kriteria dan indikator: Bobot (%): 20

12-15

a. Ceramah.

 

 

 

b. Problem Based Learning.

Pertemuan 10-11

TM=

2x(3x 50″)

BT+BM:

2x[(3×60″) +(3×60”)]

Penilaian

(a) Kriteria dan indikator: Bobot (%): 30

16

Ujian

Akhir

Semester

atau

UAS